Cara Upload Laravel ke Hosting Tanpa SSH
Cara Upload Laravel ke Hosting Tanpa SSH (Lengkap & Mudah untuk Pemula)
Laravel menjadi framework PHP favorit banyak developer karena rapi, aman, dan modern. Namun, masalah sering muncul ketika hosting tidak menyediakan akses SSH, terutama pada shared hosting lokal.
Di artikel Ozan Project ini, kita akan membahas cara upload Laravel ke hosting tanpa SSH secara lengkap, aman, dan praktis, cocok untuk pemula maupun pengguna hosting sekolah/instansi.
Kenapa Banyak Hosting Tidak Menyediakan SSH?
Sebagian besar hosting shared:
-
Membatasi akses server demi keamanan
-
Ditujukan untuk pengguna pemula
ADVERTISEMENT -
Tidak mendukung command line
Akibatnya, perintah seperti berikut tidak bisa dijalankan di hosting:
-
composer install -
php artisan migrate -
php artisan key:generate
Namun tenang, Laravel tetap bisa berjalan normal tanpa SSH jika disiapkan dengan benar dari lokal.
Persiapan Wajib Sebelum Upload Laravel
Semua proses teknis dilakukan di komputer lokal, bukan di hosting.
1. Pastikan Project Laravel Berjalan Normal
Jalankan:
Jika website tampil normal, lanjut ke tahap berikutnya.
2. Install Dependency di Lokal (WAJIB)
Karena hosting tanpa SSH tidak bisa menjalankan Composer, maka:
📌 Catatan Ozan Project
Folder vendor WAJIB ikut di-upload ke hosting.
3. Generate APP_KEY di Lokal
Pastikan file .env berisi:
Struktur Folder Laravel di Hosting Shared
Secara default Laravel memiliki folder public sebagai root website.
Sedangkan di hosting shared, root website adalah public_html.
Inilah solusi aman yang digunakan di Ozan Project.
Langkah Upload Laravel ke Hosting Tanpa SSH
✅ Metode Aman & Direkomendasikan
1. Upload Laravel ke Folder di Luar public_html
Contoh struktur:
Folder ini tidak bisa diakses langsung dari browser, sehingga lebih aman.
2. Pindahkan Isi Folder public ke public_html
Dari:
Ke:
Isi public_html sekarang:
-
index.php
-
.htaccess
-
assets (css, js, images)
3. Edit Path index.php (PENTING)
Buka file:
Sesuaikan path:
📌 Sesuaikan laravel_app dengan nama folder Anda.
Konfigurasi File .env di Hosting
Edit file .env:
Konfigurasi Database:
Mengatur Permission Folder (Sering Jadi Penyebab Error)
Set permission:
-
storage→ 755 atau 775 -
bootstrap/cache→ 755 atau 775
Jika salah, Laravel akan menampilkan Error 500.
Cara Menjalankan Database Tanpa SSH
Karena tidak bisa menjalankan migration di hosting, gunakan salah satu cara berikut.
Opsi 1: Import Database via phpMyAdmin
-
Export database dari localhost
-
Import ke hosting menggunakan phpMyAdmin
Opsi 2: Gunakan SQL Manual
Jika database sederhana, buat tabel manual lewat phpMyAdmin.
Mengatasi Error Umum Setelah Upload
❌ Error 500 Internal Server Error
Biasanya disebabkan oleh:
-
Path index.php salah
-
Permission storage salah
-
APP_KEY belum ada
❌ Halaman Putih / Blank Page
Solusi:
-
Aktifkan sementara:
-
Cek log di:
Apakah Cara Ini Aman untuk Google AdSense?
✅ YA, AMAN
Metode ini:
-
Tidak melanggar kebijakan Google
-
Struktur rapi & profesional
-
Website stabil & cepat
Banyak website Laravel dengan metode ini lolos Google AdSense.
Kesimpulan
✔ Laravel tetap bisa online tanpa SSH
✔ Semua proses dilakukan di lokal
✔ Struktur folder harus benar
✔ Permission adalah kunci utama
Jika dilakukan dengan benar, website Laravel Anda siap online, aman, dan scalable.
Leave a Comment